You are here: Home » Berita » Pelatihan Pengolahan Buah Lokal, Budidaya Jamur dan jahit menjahit Pakaian bagi warga/kelompok wanita tani (KWT) di Desa Pininjoan Bangli

Pelatihan Pengolahan Buah Lokal, Budidaya Jamur dan jahit menjahit Pakaian bagi warga/kelompok wanita tani (KWT) di Desa Pininjoan Bangli

Sebagai wujud implementasi komitmen Unmas Denpasar yang menjadikan Desa Peninjoan sebagai desa binaan dalam kurun waktu 4 (empat) tahun mulai tahun 2013 sampai tahun 2016, berbagai sumber daya diarahkan agar wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Unmas Denpasar yaitu Darma Pengabdian masyarakat mampu mencapai target keberhasilan sesuai dengan harapan Unmas Denpasar. Diharapkan bila program Unmas dalam bentuk bina desa di desa Peninjoan selesai tahun 2016, Desa Peninjauan diharapkan akan menjadi Desa yang jauh lebih baik dari keadaan saat ini.

Melalui Pusat Kajian Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Pusat Studi Wanita LPPM Unmas Denpasar pada hari Sabtu tgl. 03 Agustus 2013 dilaksanakan kegiatan berupa pelatihan berkenaan dengan Inovasi Pengolahan Buah Lokal dan Keterampilan Jahit-menjahit Pakaian kepada kelompok wanita tani (KWT) Desa Penijoan. Pada kesempatan itu juga setelah selesai pelatihan melalui Ketua Pusat Studi Wanita dan Kajian Teknologi Tepat guna diserahkan seperangkat peralatan yang diperluakan untuk memperlancar kegiatan pengolahan buah-buahan lokal agar memberikan nilai ekonomis yang lebih. Budidaya Jamur Tiram Untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di desa Peninjoan, salah satu program bina desa Unmas Denpasar yang dimotori Pusat Kajian Teknologi Tepat Guna (TTG) adalah Pembinaan dan Pengembangan Usaha Budidaya Jamur Tiram. Di desa Peninjoan cukup banyak jumlahnya warga yang tertarik dengan pembudidayaan jamur tiram tersebut, namun secara teknis dan pemasaaran diraskan masih sangat kurang. Untuk itu, Pusat Kajian Teknologi Tepat Guna LPPM Unmas Denpasar pada hari Kamis tgl. 08 Agustus 2013 melaksananakan pembinaan dan pelatihan pengembangan budidaya jamur tiram kepada kelompok warga di desa Peninjoan yang sangat berminat menekuni usaha budidaya jamur tiram sebagai usaha kecil.

Tujuan yang ingin dicapai dalam pelatihan dan pendampingan ini antara lain : 1. Memberikan pembinaan kepada pelaku budidaya yang telah ada dalam hal teknik budidaya yang intensif dan manajemen usaha yang lebih ekonomis sehingga hasil dan keuntungan dapat ditingkatkan. 2. Melaksanakan pelatihan dan pendampingan teknik budidaya jamur kepada masyaraakat khususnya kelompok tani dengan harapan dapat terbentuknya kelompok pembudidaya jamur di desa peninjoan mengingat iklim setempat sangat mendukung keberhasilan budidaya jamur tiram. 3. Memperluas pemasaran produk melaui aneka pengolahan jamur segar dan menjalin kerjasama/mitra usaha dalam hal sarana produksi dan pemasaran hasil.

Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan dari Unmas Denpasar melakui kajian teknologi tepat guna sejumlah peralatan yang dibutuhkan untuk kelancaran usaha tersebut. Ikut mendampingi dalam dua kegiatan di atas Ketua LPPM Unmas Denpasar Prof Sang Putu Kaler Surata, MS., Ketua Pusat Kajian Teknologi Tepat Guna, Ir. Putu Pandawani, MP, Ketua Pusat Studi Wanita, Dra. Putu Sri Astuti, M.Pd., Ketua Pusat Kajian Perberdayaan Masyarakat, Drs. Made Diarta, M.Si. dan beberapa staf di LPPM. Sedangkan Ketua Pusat Studi Adat dan Budaya, I Wayan Wiasta, SH., MH, dan Pusat Kajian Media Pembelajaran, Drs. I Nengah Astawa, M.Hum, tidak bisa bersama-sama ikut mendampingi kegiatan tersebut karena ada kegiatan yang sangat penting di kampus pusat yg tidak bisa ditinggalkan. (ast)

Comments are closed.

Scroll To Top