Penulisan ini bertujuan untuk meninjau secara akademis pengertian maupun fungsi gizi, zat antigizi (keamanan pangan), kesehatan gigi dan mulut, serta permasalahan, dan upaya penanggulangannya dengan pangan segar kearifan lokal Bali. Pembahasan buku ini dikembangkan pada nutrisi sitasi terakhir, serta ditambahkan pembahasan dua pangan segar kearifan lokal Bali, yakni nginang/nyirih, dan rujak tibah.